Kenapa harus umroh

    0
    100

    Ada asumsi di tengah masyarakat kita, bahwa berangkat ke Tanah Suci adalah hal yang wajib dilakukan oleh mereka yang telah lanjut usia dan berilmu agama yang sudah cukup. Padahal sejatinya, perintah untuk melaksanakan ibadah haji diwajibkan untuk semua umat Islam yang telah mampu melakukannya—bukan hanya umat-Nya yang telah berumur. Asumsi ini mendorong banyak anak muda cenderung berlomba-lomba untuk mengunjungi tanah Eropa atau negeri ginseng ketimbang menyambangi tanah Tuhannya. Jika ditelaah lebih jauh, ketika seseorang di usia yang masih prima memutuskan untuk mengunjungi Mekkah, akan lebih banyak keuntungan yang akan dia peroleh dibandingkan ketika dia menunggu dirinya menjadi renta, karena ibadah haji dan umroh ini memerlukan kekuatan fisik yang prima.

    Staminamu Masih kuat, karena ke Tanah Suci bukan cuma soal Niat

    Berbeda dengan ziarah biasa, berangkat ke Tanah Suci—baik umroh maupun haji—membutuhkan kondisi fisik dan mental yang prima. Perjalanan dari tanah air menuju Madinah kemudian ke Mekkah memakan waktu yang tidak sebentar dan tentu saja akan menguras tenaga. Di Tanah Suci kamu juga akan melakukan perjuangan yang tidak sedikit: tawaf mengelilingi Kakbah; bolak-balik untuk Sa’i di Bukit Shofa-Marwah; dan berdesakan demi menyentuh Hajar Aswad. Butuh energi yang tidak sedikit, bukan?

    Untuk orang yang telah berumur, semua kegiatan tersebut akan terasa sangat berat dibandingkan untuk kamu yang masih muda.

    Kamu Punya Kesempatan Lebih untuk Beribadah dengan Menyumbang Tenaga untuk Orang Lain yang Membutuhkan Bantuan

    Di Tanah Suci, kamu akan bertemu dengan orang-orang berumur yang kondisi tubuhnya sudah tidak prima lagi. Kebugaran yang kamu miliki sebagai seorang anak muda akan menjadi modal untukmu melakukan ibadah jenis lain selama kunjunganmu: membantu mereka dengan energi mudamu!

    Usia Muda adalah Saat Menentukan Pilihan Jalan Hidup

    Kamu yang masih muda, penuh dengan kerisauan dan kegalauan duniawi. Tanah Suci adalah tempat yang paling tepat untukmu mengadukan segala beban di hati. Kamu bisa berdoa langsung di depan Kakbah, merendahkan diri memohon petunjuk Allah untuk pilihan jalan hidupmu. Tentu lebih baik mendapatkan pencerahan di awal masa mudamu ketimbang ketika kamu sudah lanjut usia.